Minggu, 21 Juli 2013

Adab-adab do'a dan hadits cita-cita bulan Ramadhan ada sepenuhnya dalam tahun


sri yuliani20 Juli 2013 20.29
syukran ya tgk...
tgk, kalo boleh tau syarat2 dalam berdo'a itu apa2 aja ya?

1 lagi tgk saya pingin nanya,, didalam 1 hadis yg artinya gini:
seandainya kalianketahui kelebihan bulan ramadhan, niscaya kalian akan bercita2 bahwa sekalian bulan itu ramadhan karna kebaikan dalam ramadhan itu berkumpul.... dst...
apa maksud kebaikan dalam bulan ramadhan itu berkumpul...?

ma'af tgk gak ada teks hadis bhs arabnya...
ma'af juga karena udah bnyak nanya...
syukran kasiran tgk..........

Jawab :
1.        Imam al-Nawawi mengutip penjelasan al-Ghazali dalm al-Ihya menyebutkan sepuluh adab berdo’a, (kitab al-Azkar, Cet. Al-Haramain, Hal. 353-354) yaitu :
a.       Menunggu waktu-waktu yang mulia, seperti hari Arafah, bulan Ramadhan,  hari Jum’at, sepertiga malam terakhir dan waktu sahur
b.      Mempergunakan kesempatan-kesempatan yang mulia, seperti ketika sujud dalam shalat dan seperti sesudah shalat
c.       Menghadap kiblat, mengangkat tangan dan menyapu wajahnya dengan dua tangan ketika habis membaca do’a
d.      Merendahkan suara antara jihar dan sirr
e.       Tidak memberatkan diri dengan menggunakan sajak dalam berdoa. Sebaiknya berdoa dengan doa yang ma’tsur dari Nabi SAW
f.       Merendahkan diri kepada Allah, khusyu’ dan lapang hati
g.      Menjazamkan hati dalam berdoa, yakin dengan ijabah dan penuh harap
h.      Sering dan berulang-ulang berdoa sampai tiga kali dan tidak merasa jenuh
i.        Membuka doa dengan berzikir kepada Allah, yakni dengan memuji Allah dan shalawat kepada Rasul-Nya, kemudian menutup do’a dengan keduanya pula.
j.        Taubat kepada Allah, mengembalikan hak-hak orang yang pernah didhalimi dan menghadap dengan sembah sujud kepada Allah.

2.        Hadits dimaksud, teksnya adalah :
لو تعلم امتي ما في رمضان لتمنوا ان تكون السنة كلها رمضان
Artinya : Seandainya ummatku tahu apa yang ada dalam bulan Ramadhan (nikmat-nikmat bulan Ramadhan), maka sungguh mereka akan bercita-cita semua tahun (semua bulan dalam tahun) merupakan Ramadhan.

Kami melihat hadits ini dikutip dalam kitab Duratun Nashihin, Hal. 8 (Cet. Dar al-Nasyr al-Misriyah, Surabaya). Dalam Shahih Ibnu Khuzaimah hadits ini dengan redaksi : Dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda :
لَوْ يَعْلَمُ الْعِبَادُ مَا رَمَضَانُ لَتَمَنَّتْ أُمَّتِي أَنْ يَكُونَ السَّنَةَ كُلَّهَا
Artinya : Seandainya hamba-hamba (Allah) mengetahui apa itu bulan Ramadhan, sungguh ummatku bercita-cita Ramadhan dalam semua tahunnya.(H.R. Ibnu Khuzaimah)[1]

Perkataan yang sdri kutip “karna kebaikan dalam ramadhan itu berkumpul.... dst...” menurut hemat kami penggalan kalimat tersebut bukanlah hadits, tetapi itu hanya penjelasan terhadap hadits dari pengarang kitab Duratun Nashihin. (barangkali sdri mengutip hadits itu dari kitab Duratun Nashihin). Adapun pengertiannya adalah rahmat dan nikmat banyak terdapat dalam bulan Ramadhan, seolah-olah nikmat-nikmat yang berserakan dalam bulan-bulan  lain, begitu masuk ramadhan, semuanya berkumpul dalam bulan Ramadhan.





[1] Ibnu Khuzaimah, Shahih Ibnu Khuzaimah, Maktabah Syamilah, Juz. III, Hal. 190, No. Hadits : 1886

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar