Rabu, 14 Mei 2014

Sujud Sahwi Karena Lupa Qunut


Pertanyaan :
12 May 14, 05:52 AM
apa kabar Tuan Guru TGK Alizar, mudah2an selalu sehat, aamiin. Maaf Tgk, saya ada pertanyaan lg, apakah benar sujud sahwi yg dilakukan krn meninggalkan qunut subuh itu diharamkan?

Jawab :
Sebagaimana dimaklumi menurut mazhab Syafi’i, qunut merupakan amalan yang disunnatkan dalam shalat Subuh. Apabila qunut ini lupa dibaca pada tempat pembacaannya, yakni waktu melakukan i’tidal, maka disunnatkan sujud sahwi sebagai penggantinya. Anjuran sujud sahwi ketika tertinggal qunut ini berdasarkan analogi (qiyas) kepada anjuran sujud sahwi pada ketika tertinggal tasyahud awal dalam shalat dengan ‘illah (alasan hukum) sama-sama merupakan amalan sunnat maqshudah, sehingga perlu ditempel dengan sujud sahwi. Dengan demikian dapat ditegaskan bahwa tidak haram sujud sahwi karena meninggalkan qunut subuh, bahkan itu dianjurkan.
Yang dimaksud dengan sunnat maqshudah adalah amalan sunnat dalam shalat yang berdiri sendiri, bukan sebagai penyempurna amalan lain. Ini berbeda dengan takbir, tasbih, jihar, duduk tawarruk dalam tasyahud akhir, duduk iftiras dalam duduk tahyat awal dan lainnya.[1] Takbir merupakan zikir intiqalat (berpindah) dari satu rukun kepada rukun lain, tasbih merupakan zikir untuk menyempurnakan ruku’ dan sujud dan seterusnya.
Adapun dalil yang menjelaskan kepada kita sunnat sujud sahwi apabila tertinggal tasyahud awal antara lain adalah hadits Abdullah bin Buhainah berbunyi :
صلى بنا رسول الله صلى الله عليه وسلم ركعتين ثم قام فلم يجلس فقام الناس معه فلما قضى صلاته وانتظرنا تسليمه كبر فسجد سجدتين وهو جالس قبل التسليم ثم سلم.
Artinya : Rasulullah SAW shalat dengan kami dua raka’at. Kemudian beliau berdiri dan tidak duduk. Orang-orangpun berdiri mengikuti beliau. Tatkala beliau menyelesaikan shalatnya dan kami menunggu bacaan salam beliau, maka beliau bertakbir dan sujud dua kali dan beliau duduk sebelum salam dan kemudian baru melakukan salam.(al-imam al-sittah)[2]

Al-Khutabi mengatakan bahwa hadits ini termasuk dalam hadits mu’tamad (menjadi pegangan) para ahli ilmu [3]  Dalam hadits ini, Rasulullah SAW meninggalkan tasyahud awal karena lupa, namun beliau tidak mengulanginya lagi, tetapi hanya beliau melakukan sujud sahwi.
Dalam kitab beliau, al-Muhazzab, al-Syairazi, mengatakan :
والثانى أن يترك القنوت ساهيا فيسجد للسهو لانه سنة مقصودة في محلها فتعلق السجود بتركها كالتشهد الاول
“Yang kedua, seseorang meningalkan qunut dalam keadaan lupa, maka hendaknya ia sujud sahwi, karena qunut merupakan sunnat maqshudah pada tempatnya, karena itu dihubungkan sujud dengan sebab meninggalkannya sama seperti tasyahud awal.[4]

Catatan :
Kitab al-Muhazzab merupakan matan dari kita Majmu’ Syarh al-Muhazzab karya Imam al-Nawawi seorang ulama besar dari kalangan mazhab Syafi’i.



[1] Al-Syairazi, al-Muhazzab, (Dicetak dalam Majmu’ Syarh al-Muhazzab), terbitan : Maktabah al-Irsyad, Jeddah, Juz. IV, Hal. 52
[2] Jamaluddin al-Zaila’i, Takhrij Ahadits al-Kasyaf, Maktabah Syamilah, Juz. IV, Hal. 297
[3] Al-Khuthabi, Ma’alim al-Sunan, Maktabah Syamilah, Juz. I, Hal. 238
[4] Al-Syairazi, al-Muhazzab, (Dicetak dalam Majmu’ Syarh al-Muhazzab), terbitan : Maktabah al-Irsyad, Jeddah, Juz. IV, Hal. 52

15 komentar:

  1. assalamu'alaikum...Tgk
    Apakah yang di maksud dengan Qunut nazilah..?
    saya pernah mendengar pendapat yang menyatakan qunut subuh tidak pernah di lakukan oleh rasulullah,yang nabi laksanakan adalah qunut nazilah,itupun pada pada waktu2 tertentu.
    mohon tanggapannya.
    penjelasan Tgk sangat bermanfaat bagi saya.
    wassalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. qunut nazilah qunut yag dibaca pada waktu tertentu untuk mendoakan kebaikan kaum muslim dan menghancurkan musuh islam. lebih lanjut mengenai qunut dapat sdr ikuti link berikut :
      http://www.islam-institute.com/hukum-membaca-doa-qunut-dalam-shalat-subuh.html

      wassalam

      Hapus
  2. terimakasih atas penjelasannya guru. dan bagaimana jika kita biasa melakukan qunut, tetapi pd suatu ketika kita bermakmum dengan imam yg tidak melakukan qunut?apakah tetap sujud sahwi diakhir shalat?mengingat,qunut itu tidak dilakukan bukan karena lupa,tetapi karena kita sengaja mengikuti imam yg tdk qunut.mohon penjelasannya guru.terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. dalam majmu' syarah al-Muhazzab, Juz. IV, Hal. 57 (cet. maktabah al-Irsyad< Jeddah) dijelaskan bahwa bahwa meninggalkan qunut secara sengaja dalam hal sujud sahwi terjadi khilaf pendapat ulama mazhab syafi'i : pendapat pertama mengatakan tidak sunat sujud sahwi dan pendapat kedua tetap sunnat sujud sahwi. pendapat kedua ini di anggap shahih dengan sepakat pengikut2 mazhab, karena di qiyaskan kepada lupa. kalau lupa saja sunat sujud sahwi tentu yang sengaja lebih patut di sunatkan. adapun penamaan sujud tersebut dgn sujud sahwi (sujud karena lupa) hanya berdasarkan kebanyakan terjadi sujud tersebut karena lupa.
      wassalam

      Hapus
  3. Assalamualaikum, teungku. Baru-baru ini saya ikut pengajian kitab Fathul Muin, dan lumayan susah bagi saya, juga ada-ada hal hal yang belum bisa saya dapatkan jawaban oleh saya sendiri, salah satunya adalah apa kategori orang dianggap sudah متعد بسكر?. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih Teungku Alizar

    BalasHapus
    Balasan
    1. secara harfiah makna متعد بسكر adalah sengaja melakukan mabuk. menurut hemat kami ada dua unsur yang menjadi point penting di sini, yaitu 1 adanya kesengajaan 2. mengetahui benda sesuatu itu memabukan. karena itu, tidak masuk katagori متعد بسكر apabila
      1. mengetahui bendai itu memabukkan, tapi dia tidak sengaja menggunakannya seperrti karena lupa, atau makan dlm keadaan tidur.

      2. sengaja menggunakannya, tapi tidakmengetahui benda itu memabukkan.

      wassalam

      Hapus
  4. Assallamu"alaikum.apkah bnr.klo trlambat bngun subuh.msh bs shalt sbuh walaupun udh trbit matahri,yg pnting bngun tdr LGSung wdhu.klo bnr,maximal JM brapa,klo TDK bnr,gmn cara mntup pengganti shalt sbuh,jika bngun ksiangan

    BalasHapus
    Balasan
    1. baca :
      http://kitab-kuneng.blogspot.com/2013/07/qadha-shalat.html
      dan
      http://kitab-kuneng.blogspot.com/2013/10/waktu-mengqadha-shalat-yang.html

      Hapus
  5. Asalamualaikum pak sy lupa qunut dan lupa sujud sahwi saat shalat subuh lalu bagai mana pak apakah sah solat saya? wasalam...

    BalasHapus
    Balasan
    1. qunut hukumnya sunat, sujud karena tertinggal qunut juga sunat. karena itu shalat sdr tetap sah

      wassaalam

      Hapus
  6. Assalamualaikum.pa sy pernah waktu sholat subuh lupa qunut.sy tdk bisa sujud sahwi.lalu sy ambil kesimpula sendiri sebelum membca tahiyat akhir sy berdiri lg membc fatihah rukuk sujud sprt biasa lalau memca tahyat lalu salam.sy bertanya apakah sah sholat sy.minta solosi y.

    BalasHapus
  7. Assalamualaikum.pa sy pernah waktu sholat subuh lupa qunut.sy tdk bisa sujud sahwi.lalu sy ambil kesimpula sendiri sebelum membca tahiyat akhir sy berdiri lg membc fatihah rukuk sujud sprt biasa lalau memca tahyat lalu salam.sy bertanya apakah sah sholat sy.minta solosi y.

    BalasHapus
  8. Assalamualaikum.pa sy pernah waktu sholat subuh lupa qunut.sy tdk bisa sujud sahwi.lalu sy ambil kesimpula sendiri sebelum membca tahiyat akhir sy berdiri lg membc fatihah rukuk sujud sprt biasa lalau memca tahyat lalu salam.sy bertanya apakah sah sholat sy.minta solosi y.

    BalasHapus
  9. Assalamualaikum.pa sy pernah waktu sholat subuh lupa qunut.sy tdk bisa sujud sahwi.lalu sy ambil kesimpula sendiri sebelum membca tahiyat akhir sy berdiri lg membc fatihah rukuk sujud sprt biasa lalau memca tahyat lalu salam.sy bertanya apakah sah sholat sy.minta solosi y.

    BalasHapus
    Balasan
    1. shalat sdr batal, karena qunut hanya sunat hukumnya. jadi tidak boleh kembali berdiri hanya karena ingn mengulangi qunut yg sunat hukumnya, padahal sdr sudah sedang melakukan rukun wajib sesudah qunut (duduk tahiyat akhir). lagi pula sujud sahwi karena lupa qunut juga sunat hukumnya. kalau memang waktu itu gak ngerti cara sujud sahwi, maka gak usah sujud sahwi.

      wassalam

      Hapus