Sabtu, 27 Agustus 2011

Membaca rabbighfirlii setelah wa ladhdhallin dalam fatihah shalat

Berikut pendapat ulama mengenai hal tersebut, antara lain :
1.Al-Bakry al-Damyathi mengatakan bahwa mengucapkan rabbighfirli setelah wa ladhdhallin adalah sunnah berdasarkan hadits hasan, yaitu
أنه صلعم قال عقب ولا الضالين رب اغفرلي
Selanjutnya Al-Damyathi mengutip pernyataan Ali Syibran al-Malusy, yaitu :

“ Sepatutnya seandainya menambah wa liwalidaiya wa lijami’ul muslimin, maka tidak mudharat pula”1

Hadits di atas telah disebut oleh Ibnu Hajar al-Haitamy dalam Kitab beliau, Tuhfah al-Muhtaj dengan penilaian hadits sebagai hadits hasan. 2

2.Qalyubi berkata :
“Tidak disunnatkan berdo’a sebelum membaca amin. Namun Ibnu Hajar mengecualikan rabbighfirli karena ada keterangannya .”3

3.Alwy Abu Bakar Muhammad al-Saqaf mengatakan, 4 bahwa sunnah membaca rabbighfiirli wa liwalidayya sebelum membaca amin adalah karena mengharap pembacaan amin serentak dengan amin para ahli langit, sebagaimana hadits Syaikhain :
إذا أمن الامام فأمنوا فأنه من وفق تأمينه تأمين الملائكة غفر له ما تقدم من ذنبه
Artinya : Apabila imam membaca amin, maka bacalah amin. Barangsiapa yang serentak aminnya dengan amin para malaikat, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.(H.R. Bukhari 5 dan Muslim 6 )

Kesimpulan
Dengan demikian, membaca rabbighfiirli wa liwalidayya sebelum membaca amin adalah sunnah berdasarkan keterangan di atas.

Baca juga : http://kitab-kuneng.blogspot.com/2014/04/takhrij-hadits-membaca-rabbighfirlii.html


Daftar Pustaka
1.Al-Bakri al-Damyathi, I’anah al-Thalibin, Thaha Putra, Semarang, Juz. I, Hal. 147. Keterangan yang sama dapat juga dilihat dalam Bujairumy, Hasyiah al-Bujairumy ‘ala Fathul Wahab, Darul Fikri, Beirut, Juz. I, Hal. 199
2,Ibnu Hajar al-Haitamy, Tuhfah al-Muhtaj, Darul Fikri, Beirut, Juz. II, Hal. 50
3.Qalyubi, Hasyiah Qalyubi wa Umairah, Dar Ihya al-Kutub al-Arabiyah, Indonesia, Juz. I, hal. 152
4.Alwy Abu Bakar Muhammad al-Saqaf , Ta’liq Nihayah al-Zain, dicetak dalam Nihayah al-Zain, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Jakarta, Hal. 76
5.Bukhari, Shahih Bukhari, Dar Thauq al-Najh, Juz. I, Hal. 156, No. Hadits : 780
6.Imam Muslim, Shahih Muslim, Maktabah Dahlan, Indonesia, Juz. I, Hal. 307, No. Hadits : 410

21 komentar:

  1. maaf tadz, mau bertanya, bacaan itu dibaca oleh setiap makmum atau imam?

    BalasHapus
  2. utk yth mubarox corporation

    ya, dibaca oleh setiap makmum dan imam secara sir (tidak jihar)

    wasalam

    BalasHapus
  3. Beragamalah yang CERDAS agar dapat surga VIP. Tapi kalau tidak bisa cerdas mau bagaimana lagi? Belajar dan istiqomah ya.

    BalasHapus
  4. "Para Ulama adalah Waritsatul Anbiya, maka pahamilah agama melalui karya-karyanya" ADALAH PERNYATAAN SESAT BERKEDOK DALIL AGAMA. Apa semua kitab kuneeng dan orang yang "bergelar Ulama APALAGI kYAI" adalah benar menurut Allah?? Banyak diantara mereka ternyata PERUSAK AGAMA

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul...tagline moto itu bertolak belakang/kebalikan dari Firman ALLOH SWT supaya " berpegang teguhlah kepada tali Alloh ( Al-Quran) dan Rosul-Nya ( hadist),
      Para Ulama hanya penyampai saja " Firman-Firman Alloh dan sabda-sabda Rosul" bukan menambah-nambah cara ibadah keada Alloh,

      Hapus
    2. Buat Dr. Ir. Wahyudi... Siapa Pengarang kitab kuning dan Ulama yang PERUSAK AGAMA? mohon jawabnnya

      Hapus
  5. tanpaknya anda adalah salah seorang yang mengingkari ayat Allah yang berbunyi :

    إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ
    Artinya : Sesungguhnya dari hamba-hamba-Nya yang takut kepada Allah adalah ulama(Q.S. Fathir : 28)

    dan hadits shahih dari nabi SAW

    الْعلمَاء وَرَثَة الْأَنْبِيَاء
    Artinya : ulama adalah pewaris nabi (H.R. Ahmad, Abu Daud, Turmidzi dan Ibnu Hibban)

    atau mungkin anda salah satu umat yang bodoh yg pura2 banyak tahu ataupun bisa jadi anda adalah antek2 yahudi yang banyak gentayangan pada zaman ini

    Benar,tidak semua orang yang bergelar ulama atau kiyai adalah benar menurut Allah. karena itu, kalau ulama saja belum tentu benar, apalagi yang bergelar Dr dan Ir seperti anda.

    mudah2an anda taubat dari pengingkaran kepada Allah dan Rasul-Nya

    Wassalam

    BalasHapus
  6. Coba diteliti lagi bukankah riwayat hadist di atas adalah riwayat yang sangat dhoif, karena di dalam sanadnya ada seorang rawi bernama Ahmad bin Abdul jabar al-utharidi, Menurut Muhammad bin Abdullah bin Al Hadrami, “dia itu seorang pendusta (kidzib)”. (kitab Tahdzibul Kamal Fi Asmai Rijal 1 : 380 karya Imam al-Mizzi 654 – 742H ). Karena hadist di atas adalah sangat dhoif, maka amalan membaca Robbighfirli” diujungnya atau diujung Al-Fatihah adalah terlarang dan termasuk amalan bid`ah. ada hadist shohih Dari Abu Hurairah -radhiyallahu’anhu-, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila imam telah membaca, ‘waladhdhaalliin, maka ucapkanlah amin.” (HR. Muslim).
    Dalam hadist shohih riwayat muslim di atas, tidak disebutkan membaca Robbighfirli, tetapi langsung Aamiin. Jujur Itu Primadona Bung...!!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. sudah kami jawab dalam :
      http://kitab-kuneng.blogspot.com/2014/04/takhrij-hadits-membaca-rabbighfirlii.html
      wassalam

      Hapus
  7. klo selain baca rabbighfirlii boleh ga..misalnya doa doa lain sebelum amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut hemat kami boleh saja baca link : http://kitab-kuneng.blogspot.com/2011/10/hukum-berdoa-dalam-shalat.html

      Hapus
  8. Untuk YTH,
    Dr. Ir. Wahyudi
    Abdul Azis
    agus hanafiah

    Kalian itu kalau belajar jangan setengah-setengah.. jangan sampai kalian jadi manusia bodoh.. sebenarnya yang perusak agama itu kalian, karna kalian utusan kafir laknatillah..

    BalasHapus
  9. Kepada YTH,
    Dr. Ir. Wahyudi
    Abdul Azis
    agus hanafiah

    Kalian itu kalau belajaragama jangan setengah-setengah, belajar agama itu sama guru bukan sama orang kafir.. Kalian mengatakan untuk ulama perusak agama, padahal jika di kaji lebih dalam ternyata kalianlah sebenarnya PERUSAK AGAMA ISLAM, Kalian berkedok islam, padahal kalain utusan dari pada kafir laknatillah.. Na'udzubillah..

    BalasHapus
  10. Bangsa aceh

    Jangan berkata kafir kepada sesama muslim sblm jelas kekafiranya

    Sudah jelas ini hadist doif lemah dan ga ush dipake lebih baik hapus postingan ini atau dosa antum akan bertambah terus menerus selama yang membaca mengamalkan amalan yang tidak baik ini

    Sudah jelas terdapat hadist shaih riwayat imam muslim kenapa masih pakai yang lemah di bawah tingkatan shahih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. hadits yg maqbul /diterima utk di amalkan bukan hanya hadits shahih, tetapi hadits hasan juga termasuk hadits maqbul. (ini semua orang tahu kalau ada sedikit saja belajar ilmu hadits).

      2. hadits shahih bukan hanya riwayat imam muslim, masih banyak hadits shahih dalam kitab-kitab ulama hadits lain, seperti bukhari, al-hakim, al-nasai, dll.

      3. hadits dhai'if sanadnya, bukan berarti pasti dhai'f matannya. karena bisa saja matan itu didukung oleh sanad lain atau pendukung lainnya, sehingga hadits dhaif tersebut naik tingkatannya menjadi hadits hasan.

      4. sebaiknya anda bukan cuma berkoar aja seperti di atas, tetapi berikan argumentasinya kalau anda memnag layak dan mengerti ttg hadits ini.

      5 wasaalam

      Hapus
  11. Jadi anda lebih mengutamakan ibnu hajar alhathami daripada abu hurairah yg terpercaya hadist2nya? Apa menafikan hadist abu hurairah? Saya sudah membaca fatwa2 tntang kbenaran kedaifan hadist ibnu hajar tsb dari web arab yg terpercaya. smga bermnfaat.amin.Terimakasih

    BalasHapus
  12. Khusus Untuk Hasan,
    San, Kamu itu gak ngerti apa2, Kamu bilang ini dan bilang itu, tapi gak ada bukti yg kuat dari kamu.. Apa kamu ada jumpa sama abu hurairah?? Kapan kamu dengar hadist langsung dari abu hurairah?? Kalau bukan sama 'ulama kita belajar mau sama siapa lagi?? Para 'ulama mendapatkan ilmu hadist dari para sahabat juga, Bukan dari wahabi yg kalian agungkan..

    BalasHapus
  13. Tau aqil skdik? Yg sering bilang bahwa mereka wahabi? Dan Apa buktinya sekarang dialah antek syi'ah yg d danai untuk mmnangkan ketua umum,dia ulama
    dari yg dlu NU skarang muslim/islam

    BalasHapus
  14. Gayanya yang pada komentar kayak udah pada bisa nguasain funun agama...1 fun ilmu agama juga belum tentu bisa...

    BalasHapus
  15. Gayanya yang pada komentar kayak udah pada bisa nguasain funun agama...1 fun ilmu agama juga belum tentu bisa...

    BalasHapus
  16. Sayang sesama Islam harus ribut, justru dengan perbedaan ini harusnya kita terus menggali untuk menemukan kebenaran hakiki

    BalasHapus