Rabu, 28 Juli 2010

muqaddimah terjemahan Ghayatul Wushul

Akhi dan ukhti YTH :
Pada kesempatan ini, kami merencana melakukan penerjemahan kitab Ghayatul Wushul dengan disertai sedikit ulasan dari kami, tentunya ulasan ini menurut kemampuan yang ada pada kami. Terjemahan ini dan berikut penjelasannya adalah berdasarkan petunjuk dan ilmu yang kami dapati dari guru-guru kami pada waktu kami belajar di dayah/pesantren Darul Mu'arrif Lam-Ateuk Kutabaro-Aceh Besar dan lainnya dan juga dari dosen-dosen kami di Fak. Syari'ah IAIN Ar-Raniri. Disamping itu, tentunya dengan meruju' kepada karya-karya ulama yang dapat membantu kami memahami kitab Ghayatul Wushul ini. Diantaranya Kitab Hasyiah al-Banani 'ala Syarah Jam'u al-Jawami', Hasyiah al-‘Ithar ‘ala Jam’u al-Jawami’, Hasyiah al-Jauhari ‘ala Ghayatul Wushul, al-Nufakhaat, Syarah al-Warqaat, Bahrul Muhith, Lathaif al-Isyarah, al-Luma’, Thariqat al-Hushul ‘ala Ghayatul Wushul dan lainnya, baik dari disiplin ilmu ushul fiqh maupun lainnya. Terjemahan ini, kami rencanakan akan ditampilkan dalam blog kami ini secara bertahap. Kami mengusahakan ditampilkan sesuai dengan themanya sehingga pada akhirnya semua halaman kitab Ghayatul Wushul tersebut selesai diterjemahkan semuanya dengan sempurna.
Kitab Ghayatul Wushul merupakan sebuah kitab Ushul Fiqh yang cukup populer di kalangan ilmuan Islam di Indonesia, baik di kalangan dayah/pesantren maupun lainnya. Kitab ini merupakan hasil karya ulama besar dalam Mazhab Syafi’i, yaitu Syaikh Islam Zakariya al-Anshari. Di Dayah Aceh, umumnya kitab ini di ajarkan pada kelas tingkatan V, VI dan VII. Berdasarkan pengalaman kami pada saat belajar di dayah/pesantren, kitab Ghayatul Wushul ini dianggap sebuah kitab yang tidak mudah dipahami. Sedangkan memahami isi kitab tersebut merupakan suatu keharusan bagi orang-orang yang mau mempelajari ushul fiqh dan fiqh. Dengan pertimbangan itu, maka tergerak hati kami untuk melakukan kegiatan penerjemahan ini. Dengan pertimbangan ini pula, kami mencoba menerjemahkan kitab Ghayatul Wushul ini dengan kata per-kata, meskipun kadang-kadang penerjemahan model ini menyebabkan redaksi terjemahannya agak sedikit kaku dan kurang bagus. Alasannya, supaya para santri yang membaca terjemahan ini akan lebih mudah memahami kitab Ghayatul Wushul dengan memahami maknanya dengan kata per-kata.
Kitab Ghayatul Wushul yang menjadi pedoman kami dalam penerjemahan ini adalah Ghayatul Wushul yang ada pada tangan kami sekarang ini, yaitu terbitan Maktabah Usaha Keluarga, Semarang.
Akhirnya doa restu dari guru-guru kami, para santri dan kaum muslimin semua sangat kami harapkan. Mudah-mudahan usaha kami berhasil hendaknya dan menjadi amalan baik bagi kami. Aminn!.

4 komentar:

  1. assalamualaikum ww...
    lon tuan sangat mendukung ateuh rencana yang neu pegah nyan,dan lon meu do'a mudah-mudahan kitab yang akan neu terjemahkan nyan beu seuleso sampai habeh halaman.
    from:MUHIBBUT THIBRI PEUREULAK ACEH TIMUR.
    lon aneuk dayah darul mu'arrif sit,cuma dalam siat nyo berdomisili di malaysia,tingoh lon kuliah di UIA (University Islam Antarabangsa)e-mail--[botakkrebo@yahoo.com]
    saleum lon....... keu bandum guree-guree & rakan-rakan lon yang kusus jih aneuk dayah mamplam golek.wassalam mudah-mudahan suksesssssssssssssss.................

    BalasHapus
  2. to : MUHIBBUT THIBRI PEUREULAK ACEH TIMUR.
    teurimong gaseh atas komentarnya . saleum gata akan kamoe sampaikan. mudah2an berjaya dlm menuntut ilmu, berguna untuk bangsa dan agama.

    BalasHapus
  3. assalamu'alaikum, sebelumnya saya mohon izin ustadz saya mengopy artikel ustadz karna saya sedang mempelajari kitab Ghayatul Wushul, jdi artikel ustadz ini sangat membantu saya, terimakasih banyak ustadz, dan saya juga mohon redha untuk ilmunya ustadz, Wassalam..

    BalasHapus
    Balasan
    1. semua tulisan dlm blog ini bebas utk dipotocopy, namun kalau utk disebarkan mohon disebut sumbernya

      syukran wassalam

      Hapus