Kamis, 31 Maret 2011

Abu Ahmad Perti (1938 - 1999 M)

Tgk H. Muhammad Zamzamy, yang lebih dikenal dengan nama Tgk Ahmad Perti atau Tgk Ahmad Mamplam Golek atau Abu Lam-Ateuk lahir di Kutabaro Aceh besar dari keluarga yang terkenal ta’at beragama. Setelah belajar agama di tanah kelahiran beliau, Tgk H. Muhammad Zamzamy melanjutkan pendidikan di sebuah dayah di Kecamatan Sawang Aceh Selatan di bawah bimbingan Tgk Ishaq (Tgk Jeunib). Tidak lama di sini, beliau melanjutkan pendidikannya di Dayah Darussalam Labuhan Haji yang masih satu kabupaten dengan dayah tempat belajar beliau sebelumnya. Dayah Darussalam pada` ketika itu masih di bawah pimpinan Ulama terkenal di Aceh, Abuya Syekh Muda Waly.
Setelah merasa kemampuan ilmu agama memadai, pada penghujung tahun enam puluhan, beliau pulang kekampung halaman dengan mendirikan sebuah dayah dengan nama Darul Mu’arrif. Nama dayah ini kemudian ditambah dengan embel-embel “Istiqamatuddin” dengan harapan dayah tersebut tetap istiqamah dan terhindar dari godaan politik pemerintahan Orde Baru pada` ketika itu. Darul Mua’rrif muncul sebagai sebuah dayah yang disegani di Aceh dan sekitarnya. Para pelajarnya disamping berasal dari Aceh, juga ada yang berasal dari luar Aceh, seperti Riau, Padang, Palembang, Bengkulu. Bahkan banyak juga yang berasal dari negara tetangga, Malaysia. Alumni-Alumni Dayah Darul Muarrif banyak yang muncul sebagai ulama yang berpengaruh di Aceh. Penulis yang dha’if ini sendiri merupakan alumni Dayah Darul Mu’arrif ini dan pernah berguru langsung dari beliau membaca kitab al-Mahalli, Ihya Ulumuddin, Ghayatul Wushul, Syarah al-Jauhar al-Maknun, Ibu ‘Aqil dan lain-lain. Semoga Allah membalas segala amalan beliau dengan rahmat dan syurga jannatunna’im.
Diantara ulama-ulama alumni Dayah Darul Mu’arrif yang penulis ketahui, antara lain :
1. Tgk Ramli, pimpinan dayah di Krueng Mane Aceh Utara
2. Tgk H.Martunis Zamzamy, pimpinan Dayah Darul Huda Sawang Aceh Selatan
3. Tgk Thaharuddin, Pimpinan Dayah Raudhah Kuala Batee Abdya (almarhum)
4. Tgk Din Tsany, pimpinan Dayah di Aceh Utara
5. Tgk H.Munir Jangkabuya, pimpinan dayah di Pidie Jaya (almarhum)
6. Tgk H.Thantawy Jauhari, pimpinan Dayah Darul Shabri Kutabaro Aceh Besar
7. Tgk H. Mahmuddin MBO, pimpinan Dayah Serambi Aceh, Aceh Barat
8. Tgk Arifin MBO, pimpinan dayah di Aceh Barat
9. Tgk Syarifuddin, pimpinan dayah di Bidok-Uliem, Pidie Jaya
10. Tgk Mahdi, pimpinan Dayah Darul Mu’arrif sekarang (menantu beliau sendiri)
11. Abu Don Lamno, pimpinan dayah di Alue Lhok-Aceh Timur
12. Tgk Manan, pimpinan Dayah di Alue Lhok-Aceh Timur (almarhum)
13. Tgk Husnon, pimpinan Dayah di Meulum Samalanga
14. dan lain-lain
Tgk Muhammad Zamzamy terkenal sebagai orator ulung dan tajam ulasannya. Dalam setiap orasinya, beliau muncul dengan bersemangat dan berapi-api. Sebagai penganut kuat Mazhab Syafi'i, beliau sangat anti terhadap paham tidak bermazhab yang dianut sebagian kecil rakyat Aceh ketika itu. Dalam politik, beliau bergabung dalam Partai politik PPP dan merupakan salah seorang juru kampanye PPP yang andal dan disegani.

 Keluarga
  Beliau beristerikan Mariani bin Musa dengan meninggalkan anak-anak :
- Mukramati (isteri Tgk Mahdi, pimpinan Dayah Darul Muarrif sekarang)
- Tgk H. Mufazzhal
- Tgk Muhaffazh
- Tgk Muhammaddun
- Tgk Muhammaddan
- Tgk Muhammaddin
- Tgk Ahmada

semua anak-anak beliau diasuh dalam pendidikan dayah Aceh


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar