Rabu, 26 April 2023

Penafsiran hadits keutamaan puasa enam hari bulan Syawal

 

1.  Dari Ayyub al-Anshariy menceritakan bahwa Nabi SAW bersabda :

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ ‌أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan enam hari pada bulan Syawal, maka seolah-olah puasa sepanjang tahun. (H.R. Muslim)

 

Imam al-Nawawi dalam mengomentari hadits ini mengatakan,

قَالَ الْعُلَمَاءُ وَإِنَّمَا كَانَ ذَلِكَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ لِأَنَّ الْحَسَنَةَ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا فَرَمَضَانُ بِعَشَرَةِ أَشْهُرٍ وَالسِّتَّةُ بِشَهْرَيْنِ

Para ulama menjelaskan disebut seolah-olah puasa setahun, karena kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat pahalanya. Karena itu, puasa bulan Ramadhan digandakan pahalanya menjadi sepuluh bulan dan puasa enam hari digandakan dua bulan.(Syarah Muslim VIII/56)

 

Apabila sebuah kebaikan mendapat pahala 10, maka puasa 1 bulan, pahalanya adalah 1 bulan x 10 = 10 bulan. Demikian juga puasa 6 hari mendapat pahalanya : 6 hari x 10 = 60 hari (2 bulan).  Alhasil 10 bulan + 2 bulan =  1 tahun.

Berdasarkan penjelasan ini, maka “al-dahri” dalam hadits di atas bermakna setahun

2.  Hadits diriwayat secara mauquf, Ayyub al-Anshariy mengatakan,

 مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ فَكَأَنَّمَا صَامَ السَّنَةَ كُلَّهَا

Barang siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan enam hari pada bulan Syawal, maka seolah-olah puasa sepanjang tahun.(H.R. Ibnu Abd al-Bar dalam al-Istizkaar III/379)

 

3.  Dari Tsauban maula Rasulullah SAW, sesungguhnya beliau pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda :

جَعَلَ اللَّهُ الْحَسَنَةَ بِعَشْرٍ فَشَهْرُ رَمَضَانَ بِعَشَرَةِ أَشْهُرٍ وَسِتَّةُ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ تَمَامُ السَّنَةِ

Allah menjadikan kebaikan dengan sepuluh kali lipat pahalanya. Maka satu bulan Ramadhan digandakan menjadi sepuluh bulan dan dengan enam hari sesudah Aidil Fitri sempurnalah  setahun. .(H.R. Ibnu Abd al-Bar dalam al-Istizkaar III/380)

 

4.  Sabda Nabi SAW  dengan sanad hasan :

صيام شَهْرُ رَمَضَانَ بِعَشَرَةِ أَشْهُرٍ وَ صيام سِتَّةُ أَيَّامٍ بَبشهرين فذالك صيام السنة

Puasa bulan Ramadhan digandakan pahalanya sepuluh bulan dan puasa enam hari digandakan menjadi dua bulan, maka menjadi puasa setahun (H.R. al-Nisa-i, Mulla al-Qari dalam Mirqah al-Mafaatih Syarah Misykah al-Mashabiih : IV/1416)

 

Hadits-hadits nomor 2,3 dan 4 di atas menegaskan penafsiran yang dikemukakan oleh Imam al-Nawawi di atas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar